<body>

complicated mind

Monday, April 18, 2005

Solidaritas Kebersamaan

Diambil dari Tunas Cendekia: Di Amerika mulai dari Robin Williams, Sheryl Crow sampai John Kerry memakai gelang yang berwarna kuning untuk mendukung penelitian kanker. Di daratan Eropa Bono (U2), Bob Geldof, Keane, Jamelia, Minnie Driver dan Nelson Mandela memakai yang berwarna putih untuk memerangi kemiskinan. Dari lapangan sepakbola David Beckham dan Frank Lampard memakai warna biru mendukung kampanye anti-bullying, sementara Thiery Henry dan Ronaldinho meluncurkan yang hitam dan putih untuk menghilangkan rasialisme. Saat ini gelang-gelang yang dipakai oleh para publik figur ini merupakan bagian dari simbol kepedulian global baru yang dipakai oleh jutaan orang di dunia. Pertama di Indonesia sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Indonesia, bulan Maret 2005 ini Yayasan Tunas Cendekia (YTC) menggelar/mengadakan kampanye Gelang Peduli Anak Indonesia. YTC akan mengumpulkan dana melalui hasil penjualan Gelang Peduli Anak Indonesia berwarna merah dan bertuliskan semangat ‘solidaritasKEBERSAMAAN’ Penjualan gelang seharga Rp.10.000* ini akan disalurkan langsung melalui program-program yang mendukung peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia. Kampanye melalui penjualan gelang peduli ini dimulai dengan kesuksesan kampanye Wear Yellow yang dilakukan oleh Lance Armstrong Foundation. Gelang Peduli (Support Wristband) ini telah menjadi ‘produk’ populer yang sedang digunakan oleh banyak yayasan atau organisasi individu untuk mengumpulkan dana sosial, serta para individu untuk menunjukan kepedulian mereka. ‘Kak’ Seto Mulyadi (Ketua Komnas Perlindungan Anak) dan dikDOANK (Presenter Olahraga, Musisi) menjadi duta kampanye pertama yang tampil dalam iklan media cetak untuk mendukung kampanye Gelang Peduli Anak Indonesia. Tebarkan pesan, tunjukan kepedulian dan dukungan kita semua, dengan memilki serta memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Bantu YTC menghimpun dana sekaligus menyebarkan semangat kepedulian terhadap anak Indonesia dengan memakai Gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Gelang ini akan menjadi lambang gerakan global terhadap kepedulian anak Indonesia. Gelang solidaritasKEBERSAMAAN dijual dengan dua ukuran ‘adult’ dan ‘youth. Dapat diperoleh seharga @ Rp.10.000,- melalui situs ini atau 0813 1939 2773. Hasil penjualan akan disalurkan kepada program-program pendidikan dan perlindungan anak melalui YTC kerjasama dengan Komnas Perlindungan Anak. ---------- Saya sendiri lagi menunggu ketersediaan gelangnya nih... Ayo ayo... kita begabung dengan solidaritas kebersamaan untuk membantu sesama. Kunjungi website Tunas Cendekia untuk keterangan lebih lanjut. Solidaritas Kebersamaan


posted by Belutz @ 4/18/2005 02:43:00 PM | links to this post

Friday, April 08, 2005

Tips Menyikapi Kritik

Diambil dari milis sman2bdg-outsiders Tak ada orang yang senang menerima kritik. Bagaimana pun hebatnya seseorang,ia pasti tak akan kebal dari kritik. Pertama, karena tak ada manusia yang sempurna dan luput dari kesalahan. Kedua, banyak orang yang senang mengkritik, meskipun mereka tahu dikritik itu tidak enak. Memang tidak semua kritik itu benar. Namun, bagaimana anda mensikapi kritik sebenarnya dapat mendorong perbaikan bagi kepribadian anda. 1--Tahan diri anda dari amarah. Marah adalah signal alami yang mengatakan bahwa anda sedang dikritik. Yakinlah setiap orang memang berhak mengutarakan pendapatnya. Biarpun wajah anda merah padam, usahakan agar tidak marah. Bila anda tidak lulus di langkah ini, maka langkah-langkah berikutnya hampir mustahil berguna bagi anda. 2--Terimalah kritik dengan sikap terbuka. Mungkin kritik itu salah, namun pengkritik menganggapnya berbeda. Bersikaplah terbuka, bila perlu ubahlah pandangan si pengkritik. Pahami keberatannya sehingga anda dapat menanggapinya secara tepat. 3--Jangan masukkan kritik ke dalam hati. Meski anda bersikap terbuka, bukan berarti anda selalu memasukkan kritik ke dalam hati dan menjadikannya sebagai urusan pribadi. Hal ini sama saja dengan menyiksa diri anda sendiri. Mungkin kritik ditujukan pada usaha, produk, staff anda, bukan pribadi anda. Ingatlah anda perlu menjaga hubungan jangka panjang. Bila kritik ditujukan secara tidak proporsional, amati saja ketidakmampuan pengkritik menyampaikan kritiknya. 4--Mintalah keterangan lebih spesifik. Pahami bahwa mungkin kritik itu benar. Jadi cobalah untuk memahami dan meminta keterangan yang lebih spesifik mengenai apa yang dikritik tersebut. Ini bermanfaat bagi anda dan pengkritik agar dapat melihat situasi yang sebenarnya. 5--Jangan balas kritik dengan kritik. Tugas anda adalah mensikapi kritik agar anda dapat meraih lebih banyak perbaikan dan keuntungan dari kritik itu. Membalas kritik dengan kritik sama dengan menyulut perdebatan yang tidak perlu. Anda takkan bisa memadamkan api dengan api. Akhirnya yang terjadi hanya abu hangus saja. 6--Tanyailah diri sendiri perbaikan apa yang bisa anda lakukan. Dengan demikian anda mampu melihat kritik sebagai perbaikan bagi diri sendiri, sekaligus mendapatkan keuntungan darinya. Lebih banyak perbaikan produk ditemukan kritik daripada pujian dari konsumen anda. 7--Mintalah pendapat dari orang lain. Bila anda tidak yakin dengan sebuah kritik, mintalah pendapat dari orang lain yang benar-benar tulus. Pendapat mereka dapat membantu anda menemukan bagian mana dari kritik itu yang benar atau keliru. 8--Biasakan diri anda dengan kritik. Membiasakan diri berarti mensikapinya dengan tenang dan positif. Jangan ragu untuk mengucapkan terima kasih atas kritiknya, meski tidak selamanya benar. Bagaimana pun perhatiannya patut dihargai.


posted by Belutz @ 4/08/2005 11:09:00 PM | links to this post

Thursday, April 07, 2005

News about Google Code Jam in Media Indonesia

Taken from Priyadi's website, after 10 days of announcement about the Google Code Jam India 2005, Media Indonesia finnaly publish the news into their newspaper. The title of the article is "Programmer Indonesia Juara Google India Code Jam 2005". The news is about 2 Indonesian Programmers who wins in the Google Code Jam 2005.

Seperti diulas situs Google.com, Ardian K Poernomo dan Pascal Alfadian berhasil menjadi juara pertama dan kedua dalam perlombaan tersebut. Sedangkan posisi ketiga sampai kelima direbut programmer asal India yaitu Rajsekar Manokaran, Nishant Redkar, dan Sreeram Ramachandran.
Pascal Alfadian is a student of Parahyangan Univesity. And another student from Parahyangan University who made it into the final is my friend, Renald. Proficiat for Indonesian Programmer


posted by Belutz @ 4/07/2005 02:54:00 PM | links to this post

Saturday, April 02, 2005

Gmail storage limit increased

Today I realized that my storage limit in my Gmail account is increased. It was 1499MB. When I refresh the page, the storage is increased again, now it's 1507MB. Well there are some rumors that Gmail will increase the storage limit into 2GB. Is it because that Yahoo! Mail is going to increase their free-mail storage into 1GB? Or is it just an April Fools joke? Well, we'll see about that tommorow. Hopefully it's not an April Fools joke. -- UPDATE -- Now my Gmail quota is 2050MB. I don't know if it will still increasing or not. But I think 2050MB is enough for now :p -- UPDATE -- Actually now the quota is still increasing about 0.00001 megabytes - 0.00002 megabytes per seconds. Kewl!! :p


posted by Belutz @ 4/02/2005 02:00:00 AM | links to this post

my mood: The current mood of belutz at www.imood.com

belutz7978
Name :
Web URL :
Message :

Who Links Here

BlogFam Community

Free Shoutbox Technology Pioneer

Powered by Blogger
Subscribe with Bloglines
Get Firefox!
XFN Friendly

Ubuntu Linux

Gelang Merah Untuk Anak Indonesia

Listed on BlogShares



Creative Commons License

Design by Beccary